Blog
Travel
11

Traveling di Bulan Puasa: Kenapa Nggak?

Seingat saya, belum pernah kaki ini melangkah ke luar rumah di bulan puasa – dan sedang puasa – untuk traveling. Banyak alasan yang bikin kaki – dan kepala dan hati – enggan melangkah jalan-jalan. Panas, lemas, cape, takut haus dan lapar, dan lain-lain. Standar lah. Logikanya, semua alasan itu masuk …

Read More
Travel

Rumahku Indonesiaku

Buat saya, iklan ini tetap ngingetin kalo Indonesia luas banget dan suatu saat saya akan keliling Indonesia.

Read More
Travel
3

Pasar tradisional: mengulik secuil kebiasaan lokal

Dalam dua-tiga jam di pagi hari, pasar tradisional mendenyutkan kehidupan dan mengungkap wajah asli tempat yang saya kunjungi. Di tempat ini, pembeli dan penjual bertukar kata, senyum, tawar menawar hingga (jika sukses) barang dan uang. Di sini pula berita tersebar, gosip terpoles dan kabar burung berembus; bikin ritual berdagang dan belanja lebih nikmat.

Read More
Travel
1

Untuk semua teman dan calon teman perjalanan saya

Semalam saya terpikir ingin memberikan sesuatu ke mereka, teman-teman perjalanan dan calon teman perjalanan yang udah bikin perjalanan saya jadi jauh lebih berwarna. Nggak usah muluk-muluk. Pastinya berguna dan bisa dikerjakan sama-sama.

Read More
Travel
10

Traveling is Not Cheap? Think Again.

So yes, traveling is not (financially) cheap, especially if you take yourself as a trader. But if you treat your travel as an investment, the life-changing experience is a return that is immeasurable to any currencies in the world.

Read More
Travel
6

This is not goodbye. This is till we meet again.

To the tens or hundreds of new families I met during my trip in East Nusa Tenggara, I have all the rooms to keep our time together: the joy and sorrow, laughter and tears and all the bittersweet memories that we shared the last three months.

Read More
Travel
14

Travelling makes you a better communicator? Negotiator? Or simply a better you?

Seorang teman menanyakan tips agar dapat sambutan yang hangat ketika bertemu, ngobrol dan berinteraksi langsung dengan penduduk. Saya butuh satu hari untuk menjawab. Faktanya, saya tidak punya tips yang ia maksud, apalagi kalau maksudnya sampai bisa menginap di rumah penduduk.

Setelah mengulang rekaman memori perjalanan saya selama di NTT, akhirnya saya bisa menyimpulkan sebuah jawaban untuk pertanyaan teman baru saya itu.

Senyum. Sapa. Sopan. Mungkin itu jawabannya. Terbukti, selama di NTT, saya lebih kuatir naik kendaraan apa dibandingkan menginap di mana, bermodal tiga kata tadi.

Itulah sebabnya, setiap kali bertemu orang baru, saya percaya, orang ini adalah teman yang bisa jadi menoreh kebaikan dalam lembar perjalanan saya. Dan untuk setiap orang yang baik, senyuman tulus, sapaan hangat dan tingkah laku sopan rasanya tidak pernah terlalu mahal untuk diberikan.

Read More
Travel
10

Travel Fling: A Must Try for Every Travellers!

itemani semilir angin sore yang sejuk menembus sela-sela pohon kelapa di tepi jalan raya desa Nemberala, kami melangkah dalam diam. Tanpa sepatah kata. Saya tahu besok ia kembali ke Kupang bersama “anak sapi”-nya. Kami tahu, jalan raya ini ada ujungnya, sama seperti apa yang kami rasakan saat itu.

Read More
Travel
1

Travelling Extends Your Limit (At Least for a While)

Ajaibnya, hal-hal yang menurut saya di luar batas diri itulah yang menciptakan cerita unik dan bikin perjalanan jadi begitu personal.

Read More
Travel
7

Travelling makes a difference

Travelling (should) make a difference, to the people we meet, the place we visit and to ourselves.

Read More