[Teluk Cenderawasih, Papua] Anggrek Kribo

Anggrek Tanah Papua
Anggrek Tanah Papua

Oleh-oleh Papua lain yang tak boleh ketinggalan adalah anggrek. Saat di Pulau Moor, Nabire, kami diajak berkeliling Desa Ayombai oleh Kepala Desa. Saya tertegun, desa ini sangat cantik, setiap rumah punya kebun dan bunga anggrek, tentunya. Di salah satu rumah, sebuah anggrek berwarna oranye tampak menjulang tinggi. Lima petalnya panjang, berulir seperti rambut ikal. Itulah Anggrek Kribo.

Anggrek cantik ini termasuk jenis yang bisa dibawa keluar Papua. Selain di Pulau Moor, di sekitar Kota Biak banyak penduduk yang menjualnya. Beberapa jenis anggrek dilarang keluar Papua, karena terancam punah. Misalnya Anggrek Raja dan Anggrek Hitam.

Kepala Desa sempat menawari kami membawa pulang Anggrek Kribo. Sayang, waktu itu perjalanan kami masih panjang. Lagi pula, ada rasa tidak tega membayangkan si kribo harus terpisah dari populasinya.

Artikel lain tentang program Aku Cinta Indonesia (ACI), oleh Detik.com.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Journey
Wrapping up #Chinese Silk Route

Glad to be back to Xi’an! Rather than going to Xi’an typical touristic spots (the Terra cotta Warriors, the City Wall, the Muslim Street and so on; I went there but you can ask google for more), I chose to end the first leg of my #SilkRoute trip at Shaanxi Provincial History …

Journey
798 Art Zone of Beijing

After a full day check up at the hospital, I headed out to see what Beijing had to offer. Instead of going to usual touristic spots, I headed to 798 Art Zone at Dashanzi. Previously a complex of factories, urbanization pushed these factories in 2004 out of town, giving spaces …

Journey
Winter wonderland at Urumqi

Winter wonder(slippery)land. Urumqi City from above. Cold.